Flange adalah komponen teknik yang digunakan untuk menghubungkan dua bagian pipa, tabung, atau perangkat lainnya dalam sistem perpipaan atau konstruksi. Flange biasanya terbuat dari logam, tetapi dapat juga dibuat dari bahan lain seperti plastik atau komposit, tergantung pada kebutuhan aplikasi dan jenis fluida yang akan mengalir.

1. Definisi dan Fungsi Flange:

Flange adalah pelat datar dengan lubang-lubang baut yang terletak di sekelilingnya. Fungsi utamanya adalah sebagai sambungan mekanis yang memungkinkan penggabungan beberapa komponen pipa atau peralatan dalam sistem yang sama. Flange juga membantu dalam pemasangan dan pemeliharaan, karena komponen yang terhubung bisa dipasang dan dilepas dengan relatif mudah tanpa harus mengubah struktur utama dari sistem perpipaan.

2. Jenis-Jenis Flange:

a. Flange Siku (Slip-On Flange):

Flange ini dipasang di luar pipa dan dirancang agar pipa bisa slip masuk ke dalamnya. Flange ini kemudian dikencangkan dengan baut. Jenis ini sering digunakan karena pemasangannya yang mudah dan biaya yang lebih rendah.

b. Flange Las (Weld Neck Flange):

Flange ini memiliki bagian yang panjang dan berbentuk kerucut yang di-weld pada pipa. Flange ini dirancang untuk menahan tekanan tinggi dan sering digunakan dalam aplikasi yang membutuhkan kekuatan tinggi dan ketahanan terhadap kondisi ekstrem.

c. Flange Kunci (Blind Flange):

Flange ini tidak memiliki lubang di tengahnya, sehingga digunakan untuk menutup ujung pipa atau peralatan. Biasanya dipakai untuk menutup sistem yang sedang tidak aktif atau untuk perawatan.

d. Flange Standard (Threaded Flange):

Flange ini memiliki ulir di bagian dalamnya, memungkinkan pipa dengan ulir untuk dipasang langsung ke dalam flange tanpa membutuhkan pengelasan. Jenis ini sering digunakan dalam aplikasi yang memerlukan perawatan atau penggantian yang mudah.

e. Flange Sederhana (Socket Weld Flange):

Flange ini memiliki bagian yang disambungkan dengan pipa menggunakan teknik socket weld. Ini memberikan sambungan yang kuat dan bersih, sering digunakan pada sistem dengan tekanan tinggi.

f. Flange Lap Joint:

Flange ini terdiri dari dua bagian: flange utama yang dipasang pada pipa dan flange pelat yang ditempatkan di atasnya. Flange lap joint digunakan pada aplikasi di mana pipa harus dipasang dan dilepas dengan mudah.

3. Material Flange:

Flange bisa terbuat dari berbagai material, termasuk:

4. Standar dan Ukuran Flange:

Flange diproduksi dalam berbagai standar dan ukuran yang ditentukan oleh berbagai lembaga standar internasional, seperti ASME (American Society of Mechanical Engineers), ANSI (American National Standards Institute), dan ISO (International Organization for Standardization). Standar ini menentukan dimensi, kekuatan, dan toleransi dari flange untuk memastikan kompatibilitas dan keamanan dalam sistem perpipaan.

5. Kegunaan Flange:

Flange digunakan di berbagai industri, termasuk:

6. Pemasangan dan Perawatan:

Pemasangan flange memerlukan perhatian pada beberapa hal, termasuk pemilihan gasket yang sesuai untuk mencegah kebocoran dan penggunaan torsi yang tepat pada baut. Perawatan rutin juga diperlukan untuk memastikan sambungan tetap aman dan bebas dari kebocoran atau kerusakan.

Flange merupakan komponen penting dalam sistem perpipaan dan industri yang memerlukan sambungan yang aman, dapat diandalkan, dan mudah dipelihara.

Plat stainless adalah lembaran logam yang terbuat dari baja tahan karat (stainless steel). Plat ini banyak digunakan dalam berbagai aplikasi industri dan komersial karena sifatnya yang tahan terhadap korosi, kekuatan mekanik, dan daya tahan yang baik. Berikut adalah penjelasan rinci tentang plat stainless:

Apa Itu Plat Stainless?

Plat stainless adalah lembaran baja tahan karat yang diproses untuk menjadi plat datar dengan ketebalan tertentu. Plat ini biasanya tersedia dalam berbagai ukuran, ketebalan, dan jenis baja tahan karat. Baja tahan karat sendiri adalah paduan baja yang mengandung minimal 10,5% kromium, yang memberikan sifat tahan korosi dan oksidasi pada material tersebut.

Komposisi dan Jenis Baja Tahan Karat:

Baja tahan karat dapat diklasifikasikan dalam beberapa jenis, berdasarkan komposisi kimianya dan struktur mikro:

  1. AUSTENITIC STAINLESS STEEL

2. Ferritic Stainless Steel:

3. Martensitic Stainless Steel:

4. Duplex Stainless Steel:

Proses Pembuatan Plat Stainless:

  1. Peleburan: Bahan baku seperti bijih besi, kromium, nikel, dan elemen lainnya dilebur dalam tungku listrik untuk membuat baja tahan karat.
  2. Pengecoran: Baja cair dituangkan ke dalam cetakan untuk membentuk billet atau slab.
  3. Pemanasan dan Penggilingan: Billet atau slab dipanaskan dan digulung dalam mesin penggulung untuk membentuk plat. Proses ini melibatkan penggulungan pada ketebalan yang diinginkan dan pemrosesan untuk mencapai sifat mekanik yang diperlukan.
  4. Pengujian dan Inspeksi: Plat stainless diuji untuk memastikan bahwa ia memenuhi standar kualitas dan spesifikasi teknik.

Ukuran dan Ketebalan:

Plat stainless tersedia dalam berbagai ukuran dan ketebalan, mulai dari beberapa milimeter hingga beberapa sentimeter, tergantung pada aplikasi yang dimaksud. Biasanya, ukuran dan ketebalan plat dinyatakan dalam milimeter atau inci.

Sifat dan Keunggulan:

  1. Tahan Korosi: Kromium dalam baja tahan karat memberikan lapisan pelindung oksida yang mencegah korosi, menjadikannya ideal untuk lingkungan yang lembap atau korosif.
  2. Kekuatan dan Daya Tahan: Plat stainless memiliki kekuatan tarik dan ketahanan yang tinggi terhadap benturan, keausan, dan suhu ekstrem.
  3. Estetika: Plat stainless memiliki permukaan yang mengkilap dan bersih, sering digunakan dalam aplikasi yang memerlukan tampilan estetis seperti dekorasi arsitektur.
  4. Kemudahan Pemeliharaan: Plat stainless mudah dibersihkan dan tidak memerlukan pelapisan tambahan, menjadikannya pilihan populer dalam industri makanan dan medis.

Aplikasi:

  1. Industri Makanan dan Minuman: Digunakan untuk peralatan dan struktur yang bersentuhan langsung dengan makanan dan minuman, seperti tangki, pipa, dan peralatan pengolahan.
  2. Konstruksi dan Arsitektur: Digunakan untuk fasad bangunan, railing, dan elemen dekoratif.
  3. Industri Otomotif: Digunakan dalam komponen seperti knalpot dan trim.
  4. Peralatan Medis: Digunakan untuk alat bedah, implan, dan peralatan medis lainnya yang memerlukan sterilitas dan kekuatan.

Secara keseluruhan, plat stainless adalah material yang sangat serbaguna dan penting dalam berbagai industri karena kemampuannya untuk menahan lingkungan yang keras dan mempertahankan kekuatan serta penampilannya dalam jangka panjang.

Elbow flange adalah komponen spesifik dalam sistem perpipaan yang menggabungkan fungsi dari dua elemen penting: elbow dan flange. Mari kita lihat secara detail bagaimana kedua komponen ini bekerja bersama dan apa fungsinya dalam sistem perpipaan.

Apa Itu Elbow?

Elbow adalah jenis sambungan pipa yang digunakan untuk mengubah arah aliran pipa. Biasanya berbentuk sudut, elbow memungkinkan pipa untuk berbelok pada sudut tertentu, seperti 45 derajat atau 90 derajat. Ada beberapa jenis elbow, termasuk:

1. Elbow 90 Derajat: Mengubah arah aliran pipa sebanyak 90 derajat.

2. Elbow 45 Derajat: Mengubah arah aliran pipa sebanyak 45 derajat.

3. Elbow Radius Besar atau Kecil: Menentukan seberapa besar lengkungan elbow, yang mempengaruhi tekanan dan aliran fluida.

Apa Itu Flange?

Flange adalah elemen yang memungkinkan penyambungan antara dua bagian pipa atau antara pipa dan peralatan lainnya. Flange biasanya berbentuk datar dan melingkar dengan lubang-lubang baut di sekelilingnya untuk mengikatnya ke flanges yang serupa di komponen lain. Flange memudahkan pemasangan dan penggantian komponen dalam sistem perpipaan. Flange dapat bervariasi dalam desain dan ukuran sesuai dengan kebutuhan aplikasi:

1. Flange Berkisar (Weld Neck, Slip-On, Threaded, dll.): Jenis flanges yang berbeda dengan cara pemasangan dan fungsionalitas yang berbeda.

2. Standar dan Material: Flange dapat dibuat dari berbagai material seperti baja karbon, stainless steel, atau plastik, dan mengikuti standar industri tertentu untuk memastikan kompatibilitas dan kekuatan.

Apa Itu Elbow Flange?

Elbow flange adalah kombinasi dari elbow dan flange. Ini berarti bahwa elbow flange adalah sambungan pipa berbentuk siku yang memiliki flensa di satu atau kedua ujungnya. Ini menggabungkan fungsi perubahan arah dari elbow dengan kemampuan penyambungan yang mudah dan kuat dari flange.

Desain dan Pembuatan:

1. Desain: Elbow flange biasanya dirancang dengan bentuk siku di tengah dan flensa di kedua ujungnya. Desain ini memungkinkan sambungan yang kokoh dengan pipa lain melalui baut dan mur, serta memberikan fleksibilitas untuk mengubah arah aliran fluida dalam sistem perpipaan.

2. Pembuatan: Proses pembuatan elbow flange melibatkan pembuatan elbow pipa terlebih dahulu, lalu menambahkan flensa pada ujungnya melalui pengelasan atau metode lain.

Fungsi dan Aplikasi:

1. Pengaturan Aliran: Digunakan dalam sistem perpipaan untuk mengubah arah aliran sambil menyediakan metode sambungan yang kuat. Ini berguna dalam banyak aplikasi industri seperti pabrik, sistem HVAC, dan sistem distribusi air.

2. Pemasangan dan Perawatan: Flange pada elbow mempermudah pemasangan dan pemeliharaan sistem perpipaan karena memungkinkan komponen dihubungkan dan dipisahkan tanpa harus mengganggu keseluruhan sistem.

Keuntungan:

1. Kemudahan Instalasi: Flange mempermudah pemasangan dan penggantian komponen dalam sistem perpipaan.

2. Kekuatan Sambungan: Flange memberikan sambungan yang kuat dan kedap, mengurangi risiko kebocoran.

3. Fleksibilitas Desain: Elbow flange memungkinkan perubahan arah aliran sambil tetap menjaga integritas sambungan.

Standar dan Material:

1. Standar: Elbow flange biasanya mengikuti standar industri seperti ASME (American Society of Mechanical Engineers) untuk memastikan kompatibilitas dan keamanan.

2. Material: Tersedia dalam berbagai material, termasuk baja karbon, stainless steel, dan paduan khusus, tergantung pada aplikasi dan kebutuhan ketahanan korosi atau suhu.

Secara keseluruhan, elbow flange adalah komponen penting dalam sistem perpipaan yang menggabungkan fungsionalitas perubahan arah dengan kemampuan sambungan yang kuat, memfasilitasi berbagai aplikasi industri dan komersial.

Halo sobat krm. kita bertemu lagi nih!! kali ini kami membawakan kembali produk yang kami jual nih!! kira kira apa yaa? lansung aja yuk kita bahas!! Jadi yang kita bawakan hari ini adalah ⁠Perforated Plat atau yang biasa di kenal plat lubang, yuk langsung saja kita simak!! Perforated plate, atau dalam bahasa Indonesia sering disebut sebagai "plat berlubang," merujuk pada lembaran logam yang memiliki lubang-lubang beraturan atau teratur yang dibuat secara sengaja. Plat ini dapat terbuat dari berbagai jenis logam seperti baja, aluminium, stainless steel, atau bahkan plastik, tergantung pada aplikasi dan kebutuhan spesifik. Perforated plate adalah komponen yang sangat serbaguna dalam berbagai industri dan aplikasi. Dengan berbagai kegunaan seperti filtrasi, ventilasi, desain dekoratif, dan perlindungan, perforated plate menawarkan solusi yang efektif untuk mengoptimalkan performa dan keamanan dalam berbagai konteks teknis dan desain.

STRUKTUR DAN PEMBUATAN

Perforated plate biasanya diproduksi dengan teknik pemesinan atau stamping yang presisi. Lubang-lubangnya dapat memiliki berbagai bentuk, seperti bulat, persegi, segitiga, atau bentuk-bentuk lainnya, dan dapat dikelompokkan dalam berbagai pola atau distribusi sesuai dengan desain yang diinginkan. Proses pembuatannya memungkinkan untuk menciptakan lubang-lubang dengan diameter dan jarak yang konsisten, menjadikannya sangat sesuai untuk aplikasi teknis tertentu.

KEGUNAAN UTAMA DARI ⁠PERFORATED PLAT

1. FILTRASI DAN PENYARINGAN

Salah satu kegunaan utama perforated plate adalah sebagai bagian dari sistem filtrasi untuk memisahkan padatan dari cairan atau gas. Lubang-lubangnya berperan penting dalam menangkap partikel-partikel yang diinginkan sementara membiarkan medium lainnya untuk melewati.

2. VENTILASI

Plat berlubang digunakan secara luas dalam aplikasi ventilasi di mana udara atau gas perlu diatur alirannya. Lubang-lubangnya memungkinkan aliran udara atau gas untuk melintas tanpa hambatan yang signifikan.

3. DESIGN ARSITEKTUR DAN INTERIOR

Di dunia desain, perforated plate sering digunakan untuk tujuan dekoratif. Lubang-lubangnya dapat dirancang untuk menciptakan pola atau gambar yang estetis, baik dalam desain fasad bangunan, partisi, atau elemen dekoratif lainnya.

4. PENYARINGAN SUARA

Dengan memanfaatkan lubang-lubang yang tepat, perforated plate dapat berfungsi sebagai bagian dari sistem peredam suara untuk mengurangi tingkat kebisingan dari mesin atau lingkungan kerja.

5. PELINDUNG DAN PENUTUP

Plat berlubang juga digunakan sebagai pelindung atau penutup pada peralatan atau struktur lainnya. Ini memungkinkan ventilasi atau cahaya untuk tetap masuk sementara tetap memberikan perlindungan fisik yang dibutuhkan.

6. INDUSTRI PENGOLAHAN

Dalam industri, perforated plate digunakan dalam berbagai aplikasi seperti pemrosesan bahan baku, penyaringan, dan aplikasi lain yang memerlukan filtrasi atau ventilasi.

KEUNGGULAN DAN KELEBIHAN

1. KEKUATAN DAN KETAHANAN

Meskipun berlubang, perforated plate tetap kuat dan mampu menanggung beban tertentu tergantung pada jenis dan ketebalan material yang digunakan.

2. KEMUDAHAN PENYESUAIAN

Desain lubang yang dapat disesuaikan memungkinkan perforated plate untuk diproduksi sesuai dengan spesifikasi yang sangat presisi untuk berbagai keperluan.

3. ESTETIKA

Dalam aplikasi desain, perforated plate memberikan fleksibilitas dalam menciptakan efek visual yang menarik dan estetis.

Halo sobat krm, kita berjumpa lagi nih! kali ini kita mau membahas as besi st41 atau nama lainnya baja ringan!! yuk di simak! Baja ringan atau rendah karbon ST41 memiliki kemampuan las yang sangat baik dan dapat menghasilkan bentuk yang seragam dan keras dan dianggap sebagai baja terbaik untuk bagian karburasi. Baja ringan atau rendah karbon ST41 menawarkan keseimbangan yang baik antara kekerasan, kekuatan dan elastisitas. Dengan karakteristik mekanis yang lebih tinggi, gulungan panas baja ST41 juga memiliki karakteristik permesinan dan kekerasan Brinell yang telah ditingkatkan.
Kontrol spesifikasi pabrik digunakan untuk persiapan awal, komposisi kimia, proses penggulungan dan pemanasan. Semua proses ini mengembangkan produk dengan kualitas terbaik yang sesuai untuk proses fabrikasi seperti pengelasan, pengeboran, permesinan, pendinginan dan pemanasan.

Selanjutnya setelah kita mengetahui lebih jauh mengenai as besi st41, yuk kita lihat fungsi dari as besi st41 atau baja karbon rendah st41 bagi kontruksi bangunan:

1. Struktur Bangunan

Baja ST41 digunakan sebagai bahan konstruksi utama untuk berbagai elemen struktural seperti balok, kolom, dan rangka bangunan. Ini karena baja ST41 memiliki kekuatan yang cukup untuk menopang beban struktural yang diperlukan dalam berbagai jenis bangunan.

2. Rangka Mesin

Baja ST41 juga sering digunakan dalam pembuatan rangka mesin dan peralatan industri karena kemampuannya untuk menahan tekanan dan torsi yang dihasilkan selama operasi mesin.

3. Peralatan Konstruksi

Baja ST41 dapat digunakan dalam pembuatan perlengkapan konstruksi seperti scaffolding, jembatan sementara, atau peralatan penyangga lainnya.

4. Komponen Struktural

Selain itu, baja ST41 dapat digunakan untuk pembuatan komponen struktural lainnya seperti tangga, railing, dan elemen-elemen lainnya dalam bangunan.

Keunggulan Dari Baja ST41

Keunggulan dari baja ST41 adalah kemampuannya untuk diolah dengan mudah melalui proses seperti pemotongan, pembentukan, dan pengelasan, yang memungkinkan untuk adaptasi yang fleksibel dalam berbagai aplikasi konstruksi. Namun, dalam penggunaannya, penting untuk memperhatikan kekuatan dan ketahanan korosi baja ST41 agar sesuai dengan kebutuhan konstruksi yang spesifik.

1. Kekuatan yang Tepat

Baja ST41 memiliki kekuatan tarik yang cukup untuk kebanyakan aplikasi konstruksi ringan hingga sedang. Ini membuatnya cocok untuk digunakan dalam pembuatan struktur bangunan, rangka mesin, dan komponen konstruksi lainnya.

2. Kemudahan Pengolahan

Baja ST41 dapat diolah dengan relatif mudah melalui proses-proses seperti pemotongan, pembentukan (bending), dan pengelasan. Hal ini memungkinkan untuk penggunaan yang fleksibel dalam berbagai desain dan aplikasi konstruksi.

3. Harga yang Terjangkau

Sebagai baja karbon rendah, ST41 umumnya memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan baja berkekuatan tinggi atau baja paduan lainnya. Hal ini menjadikannya pilihan ekonomis untuk proyek-proyek konstruksi yang memerlukan material dalam jumlah besar.

4. Ketersediaan yang Luas

Baja ST41 adalah jenis baja yang umum dan mudah ditemukan di pasaran, baik dalam bentuk batangan (round bar), plat, maupun profil-profil tertentu. Ini memudahkan pengadaan material untuk proyek-proyek konstruksi dengan skala yang berbeda.

5. Kemampuan Penyesuaian

Karena sifatnya yang dapat diolah dengan baik, baja ST41 dapat disesuaikan dengan kebutuhan desain yang spesifik dalam berbagai aplikasi konstruksi. Hal ini termasuk kemampuannya untuk digunakan dalam pembuatan komponen-komponen struktural yang beragam.

Meskipun memiliki kelebihan-kelebihan tersebut, penting untuk mempertimbangkan juga batasan dan karakteristik dari baja ST41, seperti ketahanan korosinya yang lebih rendah dibandingkan dengan baja paduan atau baja tahan karat. Oleh karena itu, pemilihan material harus disesuaikan dengan persyaratan teknis dan lingkungan kerja yang relevan dengan proyek konstruksi yang bersangkutan.

Halo sobat krm kita kembali lagi nih!! kira kira kita mau bahas apa lagi yaa? kita akan membahas plat putih atau yang biasa di sebut spcc, SPCC adalah Stell Plate Cold Coil yang dikenal juga sebagai baja putih. SPCC memiliki kualitas permukaan yang lebih baik lebih tipis dengan ukuran yanag lebih tepat. SPCC juga memiliki sifat mekanik yang baik dan sifat mampu bentuk yang sangat baik. Plat putih atau biasa disebut juga dengan gypsum board adalah bahan konstruksi yang umum digunakan untuk pembuatan dinding dalam bangunan.

Setelah kita mengetahui lebih dalam tentang plat putih, yuk kita lihat lebih lanjutnya mengenai plat putih!

Komposisi

Plat putih terbuat dari bahan utama seperti gypsum, yang merupakan mineral alami yang diekstraksi dari tambang. Gypsum kemudian dicampur dengan bahan tambahan seperti serat, air, dan bahan pengikat lainnya untuk membentuk lembaran yang kuat dan ringan.

Kegunaan

Plat putih digunakan untuk membentuk dinding dalam bangunan. Mereka biasanya dipasang pada rangka baja atau kayu dan kemudian diplester atau dicat untuk memberikan tampilan akhir yang halus. Plat putih juga digunakan untuk pembuatan langit-langit, partisi ruangan, dan berbagai aplikasi interior lainnya.

Keuntungan:

Ketersediaan

Plat putih tersedia secara luas di toko-toko bahan bangunan dan dapat ditemukan dalam berbagai ukuran dan spesifikasi sesuai dengan kebutuhan proyek.

Harga

Harga plat putih bervariasi tergantung pada merek, ukuran, dan kualitas. Namun, secara umum, plat putih cenderung lebih terjangkau dibandingkan dengan bahan konstruksi alternatif untuk dinding interior.

Selanjutnya kita lihat yuk kelebihan dari plat putih!! Plat putih atau gypsum board memiliki berbagai kegunaan dalam konstruksi bangunan. Berikut adalah beberapa kegunaannya:

Pembuatan Dinding Dalam

Plat putih sering digunakan untuk pembuatan dinding dalam bangunan. Mereka dipasang pada rangka dinding dari baja atau kayu dan kemudian diplester atau dicat untuk memberikan tampilan akhir yang halus.

Pembuatan Langit-langit

Selain untuk dinding, plat putih juga sering digunakan untuk pembuatan langit-langit. Mereka dipasang pada rangka langit-langit dan kemudian diplester atau dicat untuk memberikan tampilan yang rapi dan bersih.

Partisi Ruangan

Plat putih digunakan untuk membuat partisi antar-ruangan dalam bangunan. Mereka dapat digunakan untuk membagi ruang yang besar menjadi ruang yang lebih kecil sesuai dengan kebutuhan penggunaan.

Pembuatan Fitur Interior

Plat putih dapat digunakan untuk membuat berbagai fitur interior seperti rak dinding, lemari, dan panel dekoratif. Mereka dapat dipotong dan dibentuk sesuai dengan kebutuhan desain untuk menciptakan tampilan yang unik dan menarik.

Penggunaan sebagai Papan Tulis

Plat putih juga dapat difungsikan sebagai papan tulis. Mereka tersedia dalam variasi yang dapat ditulis dan dihapus, membuatnya cocok untuk digunakan di sekolah, kantor, atau ruang belajar di rumah.

Isolasi Akustik

Plat putih memiliki sifat yang baik untuk meredam suara, sehingga mereka sering digunakan di ruang-ruang yang membutuhkan isolasi suara tambahan, seperti studio rekaman, bioskop, atau ruang konferensi.

Pemadam Api

Gypsum, bahan utama dalam plat putih, memiliki sifat tahan api yang baik. Oleh karena itu, plat putih juga dapat berfungsi sebagai lapisan perlindungan tambahan terhadap api dalam konstruksi bangunan.

Penyamaran Sistem Utilitas

Plat putih dapat digunakan untuk menyamarkan sistem utilitas seperti pipa, kabel listrik, atau ventilasi yang berjalan di dalam dinding atau langit-langit. Mereka dapat dipotong dan dibuat lubang sesuai dengan kebutuhan untuk memungkinkan akses ke sistem tersebut.

Kantor
Jl.Pembangunan 3 No.38 Blok L Kel.Batusari Kec.Batuceper
Kota Tangerang, Banten 15121

Gudang
Jl. Lio Baru No.5, RT.006/RW.004, Batusari, Kec. Batuceper,
Kota Tangerang, Banten 15121

Phone : (021) 2966 2531
Email  : kinmasaru@kinmasaru.com 

Layanan Kami

Pengiriman tepat waktu
Harga Bersaing
Kualitas Prima
Gratis Ongkos Kirim
Produk Lengkap
© Copyright PT. KINMASARU RANGGUN MANDIRI. All Rights Reserved
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram